Lebih Cuan dan Praktis: Panduan Modern Investasi Valuta Asing (Valas) bagi Pemula
Pernahkah kamu memperhatikan kalau harga barang-barang impor, biaya langganan aplikasi luar negeri, atau tiket liburan ke luar negeri pelan-pelan semakin mahal? Salah satu penyebab utamanya adalah fluktuasi nilai tukar mata uang atau yang biasa disebut valuta asing (valas).
Jika dahulu berinvestasi valas dianggap hanya untuk korporasi besar atau orang kaya yang suka menyimpan tumpukan dolar AS di bawah kasur, sekarang ceritanya sudah jauh berbeda. Di era digital ini, menabung dan berinvestasi valas sudah semudah berbelanja online. Yuk, kita bahas cara cerdas mengamankan uangmu lewat investasi valas yang praktis dan kekinian!
Bingung cari kartu kredit terbaik? Cermati punya solusinya!
Apa Itu Valuta Asing (Valas)?
Valuta Asing
Secara sederhana, valuta asing adalah mata uang asing yang diakui, digunakan, dan diterima sebagai alat pembayaran sah dalam transaksi perdagangan internasional.
Dalam dunia investasi, valas diperlakukan sebagai sebuah aset. Prinsip dasarnya mirip dengan berbisnis konvensional: kamu membeli suatu mata uang asing saat harganya sedang rendah (lemah), lalu menjualnya kembali ketika nilai mata uang tersebut menguat terhadap rupiah. Selisih dari harga jual dan beli itulah yang menjadi sumber keuntungan atau cuan kamu.
Daftar Valuta Asing yang Populer
Valuta asing ini bukan hanya dollar. US dollar (US$) sebagai valuta asing yang popular dan banyak digunakan di perdagangan internasional. Sementara itu, valuta asing terbagi menjadi dua bagian, yaitu:
- Hard Currencies (paling sering ditransaksikan secara internasional), seperti mata uang USD, EUR, GBP, AUD, CAD, JPY, NZD, HKD, SGD, dan, CHF.
- Exotic Currencies (tidak ditransaksikan secara internasional), seperti mata uang IDR, THB, MYR, dan PHP.
Baca Juga: Apa Itu Kurs Jual dan Beli? Inilah Penjelasan dan Cara Menghitungnya
Fungsi Valuta Asing
Bukan hanya sekedar mata uang asing saja, tapi terdapat fungsi dari valuta asing, antara lain:
1. Alat Tukar Internasional
Jika kamu ingin belanja produk di platform luar negeri, melakukan impor dan ekspor barang atau kamu sedang barada di suatu negara, valas jadi alat transaksi.
2. Alat Pengendali Kurs
Valuta asing juga dijadikan sebagai pembanding nilai mata uang antar negara atau kurs yang bisa melemah dan menguat di setiap waktunya.
3. Alat Pembayaran Internasional
Jika suatu negara memiliki utang dengan negara lain, maka negara yang utang bisa membayar dengan valuta asing yang nominalnya sesuai termasuk bunganya.
4. Alat Perdagangan Internasional
Dengan valas ini, setiap negara bisa transaksi jual beli dengan mudah
Jenis Kurs Valuta Asing
Adapun jenis valuta asing yang perlu kamu ketahui, yaitu:
|
Jenis |
Pengertian |
Bentuk |
|
Fisik |
Uang kartal yang berwujud dalam perdagangan internasional |
Uang kertas dan uang logam |
|
Non Fisik |
Uang yang tidak berwujud alias hanya berupa surat yang isinya menyertakan nilai jumlah uang |
Wesel, cek, internasional money, cheque dan sebagainya |
|
Mata Uang Asing |
Mata uang yang diperdagangkan |
Dolar, Euro, Yen dan lainnya |
|
Saldo Kredit |
Terdapat di berbagai bank devisa sebuah negara di negara lain |
|
|
Surat Wesel Luar Negeri |
Digunakan untuk kegiatan ekspor dan impor dengan negara lain |
|
|
Hak Penerimaan Pembayaran |
Jenis valas ini berdasarkan segi bentuk yang terakhir yang berasal dari penduduk yang mendiami suatu negara |
|
Baca Juga: Apa Itu Deposito Valas? Kenali Untung dan Ruginya
Jual Beli Valuta Asing
Lantas, apa yang dimaksud dengan jual beli valuta asing? Transaksi jual beli valas adalah tukar menukar mata uang asing antara satu mata uang asing dengan mata uang asing lainnya. Bagi yang ingin jual beli valas, kamu bisa melakukannya di bursa atau pasar valas.
Umumnya, seseorang yang melakukan jual beli valuta asing ini bertujuan untuk simpanan tabungan dan investasi. Berikut uraiannya:
1. Tabungan Valuta Asing
Kamu bisa jadikan valas ini sebagai tabungan. Tak perlu repot-repot menyimpannya di rumah, sebab kamu bisa menabung valas di berbagai bank terpercaya.
Perlu diketahui, tabungan valas di bank dikenakan biaya administrasi bulanan dan terdapat setoran saldo. Meski begitu, tabungan valas ini juga memilki bunga yang sangat menguntungkan buat nasabah. Untuk mengetahui hal ini, kamu bisa mengecek langsung di bank terkait.
Syarat umum yang bisa kamu perhatikan dan siapkan, antara lain:
- Nasabah perorangan
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- KTP dan NPWP
- Siapkan setoran awal
2. Investasi Valuta Asing
Selain tabungan, kini investasi valuta asing juga dipilih kebanyakan orang. Hal ini dikarenakan, investasi valas memberikan beberapa keuntungan, yaitu likuiditas tinggi, sulit terdampak devaluasi atau penurunan nilai mata uang, perubahan kurs tahunan cenderung menguat.
Keuntungan Menabung Valas di Era Digital
Mengapa kamu harus mulai melirik valas sebagai bagian dari rencana keuanganmu? Berikut adalah beberapa manfaat langsung yang bisa kamu rasakan:
1. Pelindung Kekayaan dari Inflasi (Hedging)
Menyimpan seluruh asetmu hanya dalam mata uang rupiah memiliki risiko tersendiri ketika nilai tukar domestik sedang mengalami tekanan. Dengan memindahkan sebagian dana dinginmu ke mata uang global yang stabil (seperti dolar AS, euro, atau dolar Singapura), kamu sedang mengamankan daya beli uangmu di masa depan.
2. Likuiditas Tinggi dan Mudah Dicairkan
Valas adalah salah satu instrumen investasi yang paling likuid di dunia. Artinya, jika tiba-tiba kamu berada dalam kondisi darurat dan membutuhkan uang tunai, aset valas kamu bisa langsung dikonversi kembali ke dalam rupiah saat itu juga tanpa harus menunggu waktu berhari-hari.
3. Modal Awal yang Sangat Terjangkau
Lupakan masa-masa ketika membeli valas harus dalam satuan ratusan atau ribuan dolar. Melalui aplikasi keuangan modern, kamu sudah bisa mencicil pembelian valas mulai dari nominal beberapa puluh ribu rupiah saja. Sangat ramah untuk kantong pemula yang baru ingin belajar.
Tren Valas Terkini: Jangan Cuma Terpaku pada Dolar AS!
Jika artikel-artikel keuangan zaman dulu selalu menyuruhmu untuk hanya membeli dolar AS (USD), maka di tahun ini kamu wajib memperluas sudut pandangmu. Lanskap finansial global telah bergeser secara masif, dan berikut adalah tren baru yang sedang berjalan:
-
Booming Rekening Multi-Mata Uang (Multi-Currency Digital Account): Sekarang, kamu tidak perlu lagi datang dan mengantre di money changer fisik untuk mendapatkan kurs terbaik. Berbagai bank digital dan platform tekfin terpercaya telah menyediakan fitur satu rekening untuk puluhan mata uang asing. Kamu bisa membeli, menyimpan, dan mentransfer valas secara instan dengan spread (selisih kurs) yang sangat tipis.
-
Optimalisasi Local Currency Transaction (LCT): Pemerintah Indonesia gencar memperluas kerja sama penggunaan mata uang lokal dengan negara-negara mitra strategis seperti Tiongkok (Yuan/RMB), Malaysia (MYR), Thailand (THB), dan Jepang (Yen). Tren ini membuat transaksi antarnegara menjadi jauh lebih efisien, murah, dan mengurangi ketergantungan global pada dolar AS. Jadi, mendiversifikasi tabungan valasmu ke mata uang Asia seperti yuan atau yen kini menjadi langkah taktis yang sangat menguntungkan.
Tips Investasi Valuta Asing yang Menguntungkan
Valuta Asing
Agar langkah awalmu berjalan mulus dan bebas dari kerugian besar, terapkan strategi sederhana berikut:
1. Gunakan Uang Dingin
Fluktuasi nilai tukar mata uang asing terjadi setiap detik selama 24 jam penuh. Oleh karena itu, pastikan modal yang kamu gunakan adalah dana mengendap yang tidak akan kamu pakai untuk kebutuhan pokok atau operasional sehari-hari dalam jangka pendek.
2. Terapkan Metode Mencicil (Dollar Cost Averaging)
Jangan langsung menghabiskan seluruh modalmu untuk membeli valas dalam satu waktu besar. Strategi terbaik adalah membelinya secara rutin dengan nominal yang sama setiap bulan (misalnya konsisten menyisihkan Rp500.000 per bulan). Cara ini efektif meratakan harga beli kamu sehingga portofoliomu aman dari risiko salah menebak momentum harga tertinggi.
3. Pantau Sentimen Berita Ekonomi Global
Nilai valas sangat sensitif terhadap kebijakan suku bunga bank sentral (seperti The Fed di Amerika Serikat atau PBOC di Tiongkok), data inflasi, serta kondisi geopolitik. Rajin-rajinlah membaca rangkuman berita ekonomi singkat untuk mengetahui kapan waktu terbaik untuk melakukan akumulasi beli atau aksi ambil untung.
Valas Bisa Menguntungkan
Meski hanya selembar kertas uang, tapi valas ini bisa memberikan keuntungan buat kamu. Misalnya saja, kamu membeli valas disaat kurs rendah, kemudian saat kurs tinggi kamu bisa menjualnya kembali. Namun, menjadikan valas sebagai tabungan atau investasi, tetaplah lakukan sesuai dengan tujuan keuanganmu. Dengan begitu, kamu bisa memperoleh keuntungan yang maksimal dari valas yan kamu miliki baik di rumah ataupun di bank.
Baca Juga: 5 Investasi Modal Minim ini Cocok untuk Pemula bagi Mahasiswa